Facebook Twitter Pinterest Instagram
LOG IN / SIGN UP

Lost password ?

  • Home
  • Product
  • About Us
  • Coffee Education Center
  • Sertifikasi Ekspor
    • Kewirausahaan Ekspor
    • Mengurus Dokumen Produk Ekspor
    • Mengurus Dokumen Kepabeanan Ekspor KOP EK02 010 01
    • Melaksanakan Pengangkutan Produk Ekspor
  • News
  • Event & Contact Us
Menu Categories
  • Home
  • Product
  • About Us
  • Coffee Education Center
  • Sertifikasi Ekspor
    • Kewirausahaan Ekspor
    • Mengurus Dokumen Produk Ekspor
    • Mengurus Dokumen Kepabeanan Ekspor KOP EK02 010 01
    • Melaksanakan Pengangkutan Produk Ekspor
  • News
  • Event & Contact Us
  • Dip
  • Arabica
  • Aneka Kemasan
  • Green Bean
  • Drip
  • Roast Bean
  • Lanati
  • Ground (Bubuk)
  • White Label
  • Cascara Coffee Cherry
  • Coffee Derivative
  • Robusta
  • flavor enhancer
  • Saset
LOG IN / SIGN UP
Wishlist Please, install YITH Wishlist plugin
Facebook Twitter Pinterest Instagram
0 0
0 Shopping Cart
Shopping cart (0)
Subtotal: Rp0.00

Checkout

Spend to get free shipping Congratulations! You've got free shipping.

Kopi Arabika, Kenali Karakteristiknya

April 3, 2022 /Posted byadmin / 726

Kopi arabika merupakan salah satu dari beragam jenis kopi yang dibudidayakan secara global. Pada mulanya, kopi arabika berasal dari wilayah Ethiopia dan dibawa oleh pedagang Arab ke Yaman. Kala itu, orang-orang Arab mempopulerkan penyeduhan ekstrak biji kopi arabika dengan air panas  yang bertujuan untuk menghasilkan minuman menyegarkan.

Kemudian, setelah memasuki abad ke-15, barulah biji kopi arabika menyebar ke daratan Eropa dan menjadi populer hingga saat ini.

Cita Rasa

Dibandingkan dengan berbagai jenis kopi lainnya, kopi arabika termasuk kopi yang memiliki nilai tertinggi di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh cita rasa berbeda yang dihasilkan oleh setiap varietasnya sehingga para pencinta kopi punya banyak pilihan rasa.

Selain cita rasanya yang khas berupa kekentalan (body) yang ringan dan tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan kopi yang lainya, kopi arabika juga memiliki profil aroma yang sangat unik, di antaranya  ada yang memiliki aroma khas menyerupai lemon (lemony), aroma menyerupai madu (honeyed) dan bahkan aroma khas menyerupai cokelat (chocolaty). Aroma yang khas pada hasil seduhan memang  dapat memberikan nilai tambah terhadap produk cita rasa kopi Arabika  yang dihasilkan.

Klasifikasi Kopi Arabika

Pertama kali diidentifikasi dengan nama Jasminum arabicum oleh seorang peneliti dari Perancis, jenis kopi yang satu ini kemudian ditetapkan dengan nama ilmiah Coffea arabica. Carl Linnaeus, seorang ahli botani berkebangsaan Swedia, menggolongkan arabika ke dalam suku Rubiaceae dengan genus Coffea. Pasalnya, kopi arabika sendiri disebut-sebut sebagai spesies hibrida hasil persilangan tanaman Coffea eugenioides dengan Coffea canephora.

kopi arabika

Struktur Biji Dan Pohon

Apabila Anda membandingkan biji kopi arabika dengan robusta, maka Anda bisa melihat secara jelas ukuran bijiyang agak lebih besar. Kemudian, Anda juga dapat melihat bentuk bijinya yang cenderung pipih dan memanjang dengan tekstur yang lebih halus.

Tanaman kopi arabika bisa tumbuh menjadi sekitar lima meter tingginya, meskipun tanaman komersial biasanya dibudidayakan tetap pendek. Daun tanaman berwarna hijau gelap, dan menghasilkan bunga putih yang harum dan buah matang berwarna merah tua.

Baca Juga : Ide Bisnis Kopi dengan Modal Ringan

Habitat Kopi Arabika

Seperti yang telah dijelaskan di awal, arabika dibudidayakan secara global. Hal ini tak lain karena tingginya permintaan dari para pencinta kopi di berbagai penjuru dunia. Walaupun begitu, kopi jenis ini ternyata tidak dapat sembarangan ditanam disebabkan kerentanannya terhadap hama dan cuaca.

Secara garis besar, kopi jenis ini akan lebih tepat jika dibudidayakan di ketinggian 1.000 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara sekitar 15–25 derajat celsius. Hal ini karena suhu yang terlalu panas bisa menyebabkan pertumbuhan pohonnya terlalu cepat dan bunganya keluar terlalu dini.

Apabila hal tersebut terjadi, risiko penyakit karat pada daun tanaman kopi akan semakin meningkat. Sebaliknya, jika suhu terlalu rendah, pertumbuhan pun akan menjadi lambat dan cabang-cabang sekunder serta tersier akan muncul dan mengganggu produksi buah kopi.

Kandungan Kafein

Demikian tadi penjelasan singkat mengenai kopi arabika yang perlu Anda ketahui. Pada dasarnya, segala karakteristik tadi sangatlah berpengaruh pada produksi arabika di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ciri-ciri tadi jugalah yang mengakibatkan biji kopi pilihan umumnya diperoleh dari wilayah pegunungan dan dataran tinggi nusantara seperti Gayo (Aceh), Toraja (Sulawesi Selatan), Wamena (Papua), Malabar (Jawa Barat), dan Flores (Nusa Tenggara Timur).

Tags: arabika gayo, distributor kopi gayo, kopi arabika
Share Post
How has access to coffee educa...

Related posts

Read more

Good news for coffee lovers: Daily coffee may benefit the heart

April 2, 2022
Drinking two to three cups a day was associated with greatest heart benefits Drinking coffee — particularly two to three cups a day — is... Continue reading
Read more

Drinking coffee could benefit your heart and help you live longer, research finds

April 2, 2022
Contrary to worries among some doctors and the public, drinking coffee may actually protect your heart instead of causing or worsening heart problems.Drinking two to... Continue reading

Our address:

Jl.Sri Ratu Syafiatuddin no.48, Peunayong Kuta Alam, Banda Aceh 23122

Facebook Twitter Instagram Pinterest Whatsapp

24/7 We Support:

+62 813 6050 4909 / +62 823 6097-0416

Copyright Daily Web 2022

Home
Shop
Wishlist
More
More
  • Home
  • Product
  • About Us
  • Coffee Education Center
  • Sertifikasi Ekspor
    • Kewirausahaan Ekspor
    • Mengurus Dokumen Produk Ekspor
    • Mengurus Dokumen Kepabeanan Ekspor KOP EK02 010 01
    • Melaksanakan Pengangkutan Produk Ekspor
  • News
  • Event & Contact Us